Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, pada Kamis (16/7). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Penanggung Jawab Samsat Kapuas, Yosua M. Sutikno, bersama Unit Kamsel Polres Kapuas sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini dan meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar memperoleh edukasi mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara sesuai standar, serta memahami berbagai risiko yang dapat timbul akibat perilaku berkendara yang tidak disiplin, seperti mengemudi secara ugal-ugalan, melanggar rambu lalu lintas, maupun mengendarai kendaraan tanpa kelengkapan yang dipersyaratkan. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang bertanggung jawab, disiplin, dan peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok yang masih cukup rentan terlibat dalam kecelakaan lalu lintas sehingga edukasi secara berkelanjutan menjadi langkah penting dalam upaya pencegahan. “Keselamatan berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia dini. Kami mengajak seluruh pelajar untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara sebagai penumpang maupun pengendara, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan sesuai ketentuan. Dengan meningkatnya kesadaran dan kedisiplinan, kami berharap para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan yang mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujar Alfin Syahrin.
Jasa Raharja Kalimantan Tengah akan terus memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian, sekolah, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menyelenggarakan program edukasi keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta generasi muda yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya, sehingga mampu menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban serta mewujudkan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Kalimantan Tengah.
