Cegah Salah Sasaran, Bapanas Kawal Distribusi Bantuan Pangan di Madiun

Cegah Salah Sasaran, Bapanas Kawal Distribusi Bantuan Pangan di Madiun

Madiun – Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkomitmen memastikan distribusi bantuan pangan tepat sasaran bagi masyarakat berpendapatan rendah di wilayah Madiun. Dalam peninjauan langsung di Desa Buduran, Kabupaten Madiun, Kamis (16/4/2026), Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, menegaskan bahwa pengawasan ketat dilakukan bersama Pemerintah Daerah dan BULOG. Langkah ini bertujuan untuk menjamin stabilitas pangan nasional serta memastikan setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima haknya sesuai dengan arahan Presiden RI.

Di Kabupaten Madiun sendiri, bantuan dialokasikan untuk 110 ribu KPM dengan total volume mencapai 2,2 juta kilogram beras dan 440 ribu liter minyak goreng. Setiap keluarga akan menerima paket bantuan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk periode Februari hingga Maret. Pemerintah menargetkan penyaluran di Madiun dapat rampung dalam waktu satu minggu atau maksimal pada akhir April 2024 agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan bantuan tidak bergeser ke bulan berikutnya.

Secara lebih luas, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi penerima bantuan pangan terbesar kedua di Indonesia dengan total sasaran mencapai 5,6 juta KPM. Hingga saat ini, realisasi di Jawa Timur telah menyentuh angka 13,9 juta kilogram beras dan 2,7 juta liter minyak goreng. Bapanas terus mendorong percepatan distribusi di seluruh wilayah agar target nasional dapat terpenuhi secara optimal, mengingat program ini merupakan instrumen penting pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan menekan angka kemiskinan di tingkat daerah. Dikutip dari RRI.co.id