Sleman — Dalam rangka memastikan keabsahan data korban dan ahli waris serta mempercepat proses penyerahan santunan, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta melaksanakan kegiatan survey ahli waris korban meninggal dunia atas nama Yossa Andrean pada Rabu, 6 Mei 2026. Kegiatan dilaksanakan di Dukuh XIV RT 02 RW 28, Sidokarto, Godean, Kabupaten Sleman.
Kegiatan survey ini dilakukan oleh Bonaventura Pandu selaku Pelaksana Administrasi Tingkat II Subbagian Pelayanan Kanwil D.I. Yogyakarta dengan melakukan verifikasi langsung kepada ahli waris korban, yakni Suratini selaku orang tua almarhum Yossa Andrean. Survey lapangan tersebut bertujuan untuk memastikan keabsahan identitas korban dan ahli waris, memverifikasi kelengkapan persyaratan administrasi, serta mempercepat proses pencairan santunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain melakukan verifikasi administrasi, Jasa Raharja juga memberikan dukungan moral dan pendampingan kepada keluarga korban agar dapat tetap mandiri secara ekonomi. Kehadiran petugas di tengah keluarga korban merupakan bentuk nyata komitmen negara melalui Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan lalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut, petugas Jasa Raharja juga memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat sekitar mengenai pentingnya tertib pembayaran pajak kendaraan bermotor serta manfaat Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bentuk perlindungan dasar bagi pengguna jalan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan santunan kepada masyarakat dapat berjalan cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan bermotor demi mendukung keselamatan dan perlindungan bagi seluruh pengguna jalan.
Bonaventura Pandu selaku Pelaksana Administrasi Tingkat II Subbagian Pelayanan Kanwil D.I. Yogyakarta menyampaikan bahwa kegiatan survey ahli waris merupakan bagian penting dalam memastikan proses penyerahan santunan dapat berjalan tepat sasaran, cepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, verifikasi langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan keabsahan data korban maupun ahli waris sehingga pelayanan yang diberikan Jasa Raharja dapat berjalan secara akurat dan akuntabel.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Jasa Raharja di tengah keluarga korban tidak hanya sebatas proses administrasi santunan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada keluarga yang sedang mengalami musibah. Melalui kegiatan survey ini, Jasa Raharja berupaya memberikan pendampingan agar keluarga korban tetap memperoleh pelayanan terbaik dan merasakan hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat.
Selain itu, Bonaventura Pandu mengimbau masyarakat untuk selalu tertib dalam membayar pajak kendaraan bermotor serta memahami manfaat SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan bagi pengguna jalan. Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas dapat terus meningkat guna mendukung terciptanya keselamatan dan perlindungan bersama di jalan raya.
