Hilirisasi Smelter Berhasil, PNBP Minerba Sumbang Rp56 Triliun ke Kas Negara

Hilirisasi Smelter Berhasil, PNBP Minerba Sumbang Rp56 Triliun ke Kas Negara

JAKARTA – Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minerba mencapai Rp56 triliun hingga 15 Mei 2026. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 6,21 persen secara tahunan (year-on-year). Direktur Jenderal Minerba KESDM, Tri Winarno, mengungkapkan bahwa lonjakan penerimaan negara ini didorong kuat oleh keberhasilan program hilirisasi melalui pengoperasian sejumlah smelter strategis yang masuk dalam ekosistem MIND ID.

Peningkatan investasi dan produktivitas komoditas tambang menjadi kunci utama di balik capaian ini. Tri Winarno menjelaskan, operasional tiga proyek besar—termasuk smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik, serta smelter milik PT Aneka Tambang Tbk di Pomalaa dan PT Vale Indonesia Tbk di Sulawesi—menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas pemurnian dalam negeri. Saat ini, dari total 14 smelter yang terintegrasi dalam program hilirisasi nasional dengan nilai investasi mencapai 7,8 miliar dolar AS, lima di antaranya telah selesai dibangun sementara sembilan lainnya masih dikejar penyelesaiannya.

Pemerintah menegaskan bahwa fokus hilirisasi tidak hanya pada pembangunan fisik smelter, melainkan juga pada kesiapan operasi, kesinambungan bahan baku, dan kepatuhan lingkungan agar industri berjalan produktif serta berdaya saing. Capaian positif ini pun mendapat apresiasi dari Komisi VII DPR RI. Anggota legislatif, termasuk Yusman dari Fraksi Partai Golkar dan Alfont dari Fraksi PAN, mendorong pemerintah untuk terus memacu percepatan penyelesaian sisa proyek smelter guna memberikan dampak multiplier yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dikutip dari Antaranews.com