PALU — PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Tengah terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan survei kecelakaan, pelayanan ahli waris, koordinasi dengan rumah sakit, serta edukasi terkait pajak kendaraan bermotor.
Dalam bidang pelayanan kecelakaan, petugas melaksanakan survei ahli waris korban meninggal dunia di Jalan Malontara, Kecamatan Tatanga, Kota Palu, atas kasus kecelakaan di wilayah Sigi. Selain itu, dilakukan survei TKP pada empat lokasi, yakni Jalan Tombolotutu terkait kasus tabrak lari sepeda motor dengan pejalan kaki yang terjadi pada Juli dan dilaporkan 2 November 2026; Jalan Tanjung Manimbaya terkait kasus tabrak lari sepeda motor dengan sepeda motor; Jalan Almaera terkait kecelakaan mobil dengan pejalan kaki; serta Jalan Soekarno Hatta terkait kasus tabrak lari antara sepeda motor dan mobil yang mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP. Untuk kasus terakhir, survei ahli waris dijadwalkan setelah keabsahan kasus diperoleh.
Dalam mendukung kelancaran pelayanan, Jasa Raharja juga melakukan koordinasi dengan PIC RS Bhayangkara Palu untuk mencari solusi atas kendala revisi berkas dan pemotongan JR Care yang berdampak pada OS GL. Selain itu, dilakukan penjemputan berkas klaim di RS Shindu Trisno Palu sebagai bagian dari upaya percepatan administrasi klaim.
Pada bidang edukasi, Jasa Raharja melaksanakan sosialisasi intensif mengenai pajak kendaraan bermotor kepada pegawai bagian keuangan RS Undata Kota Palu guna meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan.
Jasa Raharja juga melakukan kunjungan kepada korban kecelakaan angkutan umum Neo Trans yang terjadi di Kabupaten Mamuju Tengah pada 11 Oktober 2026. Bersama pihak PO Neo Trans, petugas memberikan penjelasan langsung mengenai hak penjaminan Jasa Raharja. Korban yang mengalami cedera pada kaki telah diberikan edukasi untuk memperoleh perawatan di rumah sakit dengan menggunakan jaminan Jasa Raharja sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Jasa Raharja Kantor Wilayah Sulawesi Tengah terus memperkuat sinergi dengan Kepolisian, rumah sakit, perusahaan angkutan umum, dan pemangku kepentingan lainnya guna memastikan pelayanan kepada korban kecelakaan dan masyarakat berjalan secara profesional, responsif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
