Ketika Layanan Samsat Terus Berinovasi, Jasa Raharja dan Bapenda Bali Perluas Akses Pelayanan bagi Masyarakat

Ketika Layanan Samsat Terus Berinovasi, Jasa Raharja dan Bapenda Bali Perluas Akses Pelayanan bagi Masyarakat

Denpasar – Pelayanan publik dituntut untuk terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Semangat tersebut menjadi bagian dari kegiatan pembinaan Divisi Asuransi PT Jasa Raharja (Persero) melalui kunjungan ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Bali pada Jumat, 21 Agustus 2026, dengan agenda pembahasan mengenai inovasi kesamsatan.

Dari PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Pusat, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Urusan Sumbangan Wajib, Robinson Alpabet, S.Si., M.AP., bersama tim. Sementara dari PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali hadir Kepala Bagian Operasional, Alwin Bahar, S.H., M.M., didampingi Kepala Sub Bagian Sumbangan Wajib dan Humas, Latifa Isnainiah Masyithoh, S.T., M.Sc.

Pertemuan tersebut diterima oleh Kepala Bidang Inovasi dan Pengelola Sistem Informasi Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Bali, Putu Mega Indrawan, S.STP., M.A.P. Pembahasan difokuskan pada berbagai upaya pengembangan dan inovasi dalam layanan kesamsatan, dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta perkembangan teknologi dalam pelayanan publik.

Bagi PT Jasa Raharja (Persero), inovasi dalam ekosistem Samsat memiliki peran penting dalam menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, efektif, dan adaptif. Pengembangan layanan tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga bagaimana setiap proses dapat memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari ekosistem Samsat, Jasa Raharja terus mendorong pengembangan layanan yang mampu memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan. Kolaborasi dengan Bapenda menjadi salah satu ruang untuk bertukar gagasan, mengevaluasi kebutuhan pelayanan, serta mencari peluang pengembangan inovasi yang dapat memberikan manfaat secara langsung.

Pembinaan Divisi Asuransi ini juga menjadi momentum untuk melihat berbagai potensi pengembangan layanan dari sisi Jasa Raharja maupun pemangku kepentingan lainnya. Dengan adanya komunikasi dan pertukaran perspektif secara langsung, berbagai inovasi kesamsatan diharapkan dapat dikembangkan secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Transformasi pelayanan publik pada akhirnya tidak hanya diukur dari seberapa canggih sebuah sistem yang digunakan, tetapi juga dari seberapa mudah masyarakat mengakses dan merasakan manfaatnya. Karena itu, inovasi kesamsatan perlu terus diarahkan pada pelayanan yang sederhana, terintegrasi, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa inovasi merupakan bagian penting dalam memastikan pelayanan Jasa Raharja dan ekosistem Samsat dapat terus menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami melihat inovasi sebagai sebuah proses yang harus terus dilakukan dan dikembangkan. Kebutuhan masyarakat berubah, sehingga pelayanan juga harus mampu beradaptasi. Melalui pembinaan dan komunikasi bersama Bapenda Provinsi Bali, kami berharap dapat menemukan berbagai peluang inovasi yang tidak hanya meningkatkan efektivitas pelayanan, tetapi juga memberikan kemudahan dan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Abdillah.

Melalui pembinaan dan kolaborasi yang dilakukan secara berkelanjutan, PT Jasa Raharja (Persero) terus mendorong pengembangan ekosistem Samsat yang semakin adaptif terhadap perubahan. Upaya tersebut diharapkan dapat menghadirkan layanan publik yang lebih responsif, terintegrasi, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat Bali dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesamsatan.