Melonjak Tajam! Freeport Indonesia Targetkan Produksi 43 Ton Emas pada 2028

Melonjak Tajam! Freeport Indonesia Targetkan Produksi 43 Ton Emas pada 2028

JAKARTA – PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi menargetkan peningkatan produksi hingga mencapai 1,4 juta ons atau setara 43 ton emas dan 1,6 miliar pon tembaga pada tahun 2028 mendatang. Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menjelaskan bahwa lonjakan target ini sejalan dengan rencana pemulihan total kapasitas produksi tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) di Mimika, Papua Tengah. Kenaikan produksi komoditas tersebut juga akan didorong oleh peningkatan volume penambangan bijih yang direncanakan mencapai rata-rata 208 ribu ton per hari pada tahun 2028.

Langkah memacu produktivitas ini diambil sebagai strategi pemulihan pascainsiden longsor yang sempat melanda area tambang bawah tanah GBC pada September 2025 lalu. Sepanjang semester pertama tahun 2026, kapasitas produksi di area tersebut baru berjalan sekitar 50 persen dari kapasitas normal akibat dampak insiden. Pihak manajemen memproyeksikan kapasitas produksi akan meningkat bertahap menjadi 65 persen pada semester kedua 2026, lalu naik ke 75 persen di awal 2027, hingga akhirnya pulih 100 persen sepenuhnya pada akhir tahun 2027.

Sebagai perbandingan untuk periode berjalan tahun 2026, operasi penambangan bijih Freeport Indonesia saat ini berada di level 124 ribu ton per hari dengan target output tahunan sebesar 800 juta pon tembaga dan 21 ton emas. Jumlah tersebut terbilang lebih rendah jika dibandingkan dengan capaian tahun 2025 sebelum insiden. Namun, dengan tren pemulihan yang positif, Tony optimistis volume penambangan bijih harian akan terus merangkak naik hingga menyentuh level normal 100 persen atau sekitar 226 ribu ton per hari pada tahun 2029. Dikutip dari Antaranews.com