Sukoharjo – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), para Relationship Coordinator (RC) Samsat Wilayah Cabang Sukoharjo terus melaksanakan kegiatan kunjungan dan pendampingan tindak lanjut data potensi tunggakan pajak kendaraan bermotor di sejumlah wilayah kerja pada Selasa (06/05/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi bersama mitra Samsat Budiman dan Samsat Corporate sekaligus memperluas jangkauan pelayanan pembayaran pajak kendaraan kepada masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara aktif melalui pendekatan langsung kepada pengelola BUMDes dan instansi mitra Samsat Corporate yang selama ini berperan sebagai perpanjangan tangan pelayanan Samsat di tingkat desa maupun lingkungan pendidikan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jemput bola guna meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor secara tepat waktu.
Dalam kegiatan tersebut, para RC Samsat turut melakukan penyebaran informasi dan data potensi tunggakan PKB melalui grup komunikasi RT/RW di wilayah masing-masing. Pemanfaatan media komunikasi berbasis lingkungan masyarakat ini diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi kepada wajib pajak sekaligus memperluas edukasi mengenai pentingnya pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ secara tepat waktu.
Adapun beberapa lokasi yang menjadi sasaran kegiatan pendampingan dan monitoring pada hari tersebut antara lain BUMDes Nur Cahaya Jetis, BUMDes Maju Jaya S Gupit, BUMDes Nyawiji, BUMDesma Giriwoyo, serta Samsat Corporate SMA Negeri 3 Wonogiri. Dalam kunjungan tersebut, tim memberikan motivasi, pembinaan, serta penguatan kepada para mitra terkait optimalisasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan melalui program Samsat Budiman dan Samsat Corporate.
Selain melakukan evaluasi tindak lanjut terhadap data potensi tunggakan, petugas juga menyampaikan berbagai kemudahan layanan yang kini tersedia melalui Samsat Budiman. Inovasi pelayanan tersebut memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan secara lebih cepat, mudah, dan akuntabel tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat induk. Kehadiran layanan berbasis desa dan instansi ini diharapkan dapat semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat hingga ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses.
Petugas Jasa Raharja Samsat Sukoharjo menyampaikan bahwa sinergi bersama BUMDes dan Samsat Corporate merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, pendekatan kolaboratif berbasis wilayah mampu menciptakan komunikasi yang lebih efektif dan memperkuat kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor.
Melalui kegiatan pendampingan dan monitoring ini, RC Samsat Cabang Sukoharjo berharap peran aktif BUMDes dan Samsat Corporate dapat terus berkembang sebagai mitra pelayanan publik yang mampu membantu meningkatkan capaian transaksi pembayaran pajak kendaraan di wilayah masing-masing. Dengan kolaborasi yang solid dan konsisten di lapangan, diharapkan target optimalisasi penerimaan daerah dapat tercapai sekaligus memberikan kemudahan pelayanan yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Tim Pembina Samsat Wilayah Sukoharjo dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, inovatif, dan dekat dengan masyarakat melalui penguatan sinergi lintas sektor demi terciptanya budaya tertib pajak kendaraan bermotor yang berkelanjutan.
