PSSI Jatuhkan 5 Sanksi Sekaligus untuk Persipura Jayapura

PSSI Jatuhkan 5 Sanksi Sekaligus untuk Persipura Jayapura

JAKARTA – Komite Disiplin (Komdis) PSSI resmi menjatuhkan lima sanksi berat sekaligus kepada klub Persipura Jayapura. Keputusan ini diambil menyusul serangkaian insiden kerusuhan suporter dan kelalaian panitia pelaksana (panpel) saat laga melawan Adhyaksa FC Banten dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Jumat (8/5). Akibat pelanggaran disiplin tersebut, tim berjuluk Mutiara Hitam ini harus menghadapi konsekuensi fatal, termasuk denda finansial yang besar dan hukuman tanpa dukungan penonton.

Rincian Sanksi dan Denda Persipura Jayapura

Berdasarkan surat keputusan Komdis PSSI yang dirilis Sabtu (9/5), total denda yang harus dibayarkan Persipura beserta panpel mencapai Rp240 juta. Sanksi finansial tersebut terbagi dalam beberapa pelanggaran, di antaranya denda Rp125 juta akibat penyalaan flare, smoke bomb, dan petasan, serta denda Rp15 juta karena pelemparan botol air minum ke lapangan. Selain itu, akibat aksi suporter yang nekat masuk ke lapangan setelah laga usai, Persipura kembali dijatuhi dua denda terpisah sebesar Rp30 juta dan Rp50 juta, sementara pihak panpel lokal dikenai denda Rp20 juta karena dinilai gagal menjaga ketertiban stadion.

Hukuman paling memukul bagi Persipura Jayapura adalah larangan menggelar pertandingan kandang (home) dengan penonton selama satu musim penuh pada kompetisi 2026/2027. Sanksi ini diberikan setelah suporter dilaporkan melakukan aksi anarkis, merusak fasilitas stadion, hingga mengejar perangkat pertandingan dan tim lawan di luar area stadion. PSSI menegaskan bahwa keputusan tegas ini menjadi salah satu hukuman terberat musim ini demi berkomitmen menjaga keselamatan dan menindak setiap bentuk pelanggaran disiplin di sepak bola Indonesia. Dikutip dari Antaranews.com