Kalimantan Tengah – Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah melalui Penanggung Jawab Samsat Pangkalan Bun, Sekar A. Apriliana, menghadiri kegiatan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLLAJ) pada Selasa (26/5) di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat. Rapat tersebut membahas koordinasi penanganan lokasi rawan kecelakaan di wilayah Desa Suka Makmur dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat serta dihadiri Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat beserta stakeholder terkait.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antarinstansi guna mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas serta merumuskan langkah penanganan yang tepat pada titik-titik rawan kecelakaan. Forum tersebut juga menjadi sarana koordinasi untuk menyatukan persepsi dan langkah bersama dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja turut menyampaikan informasi terkait pemanfaatan aplikasi JRKu sebagai sarana pelaporan kecelakaan lalu lintas bagi masyarakat. Aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat, termasuk warga desa, dalam melaporkan kejadian kecelakaan secara lebih cepat sehingga proses penanganan dan tindak lanjut dapat dilakukan secara lebih optimal. Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa upaya pencegahan kecelakaan memerlukan kolaborasi yang kuat dari seluruh pihak. “Penanganan lokasi rawan kecelakaan perlu dilakukan secara terintegrasi melalui sinergi antarinstansi. Selain itu, pemanfaatan teknologi seperti aplikasi JRKu diharapkan dapat meningkatkan kecepatan pelaporan dan penanganan kecelakaan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif,” ujar Alfin Syahrin.
Jasa Raharja Kalimantan Tengah akan terus berkomitmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta stakeholder terkait dalam mendukung berbagai program keselamatan lalu lintas. Melalui langkah preventif, edukasi, dan pemanfaatan teknologi, diharapkan tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
