RSUD M Thohir Krui Terpilih dalam Program 66 RSUD Nasional Kemenkes

RSUD M Thohir Krui Terpilih dalam Program 66 RSUD Nasional Kemenkes

KRUI – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, pada Rabu (10/6/2026). Rumah sakit ini menjadi salah satu proyek strategis yang berhasil diselesaikan lebih awal dalam Program Pembangunan dan Peningkatan 66 RSUD Nasional di seluruh Indonesia. Peningkatan fasilitas medis yang berjalan sepanjang tahun 2025 ini didanai langsung oleh APBN dengan nilai proyek mencapai lebih dari Rp150 miliar. Anggaran besar tersebut dialokasikan secara komprehensif untuk pembangunan gedung baru, pengadaan alat kesehatan (alkes) modern, hingga menaikkan status operasional rumah sakit dari Tipe D menjadi Tipe C demi memperluas daya tampung pelayanan medis.

Langkah akselerasi ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Wins) pemerintah dalam mengimplementasikan transformasi layanan kesehatan nasional. RSUD M. Thohir Krui dipilih secara khusus karena lokasinya yang berada di wilayah terpencil, di mana selama bertahun-tahun masyarakat Pesisir Barat harus menempuh perjalanan panjang yang melelahkan menuju kota besar hanya untuk mendapatkan akses medis spesialis. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menegaskan bahwa program intervensi ini dirancang khusus untuk memperkuat sistem rujukan dan mendekatkan penanganan penyakit prioritas di tingkat daerah, sehingga rujukan pasien ke kota besar dapat diminimalisasi secara signifikan.

Dengan resminya pengoperasian RSUD KH Muhammad Thohir yang lebih modern ini, pemerintah optimistis kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Pesisir Barat akan melonjak drastis. Kehadiran dokter spesialis dan penunjang medis mutakhir di faskes ini diharapkan mampu mempercepat response time penanganan pasien darurat serta memperkuat sistem rujukan kesehatan nasional. Keberhasilan proyek di Krui ini sekaligus menjadi capaian awal dari komitmen berkelanjutan Kabinet Merdeka untuk mengikis kesenjangan kualitas serta pemerataan akses layanan kesehatan antara wilayah terpencil dan kota-kota besar di Indonesia. Dikutip dari RRI.co.id