Buntut Insiden Malvinas, FIFA Lakukan Penyelidikan Sebelum Sanksi Argentina

Buntut Insiden Malvinas, FIFA Lakukan Penyelidikan Sebelum Sanksi Argentina

JAKARTA – Badan sepak bola dunia (FIFA) resmi menyelidiki aksi kontroversial para pemain timnas Argentina yang membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” (Malvinas milik Argentina). Aksi bermuatan politis tersebut dilakukan usai Argentina menumbangkan Inggris 2-1 pada laga semifinal Piala Dunia 2026. Melalui pernyataan resminya pada Jumat, Komite Disiplin FIFA menegaskan bahwa pihaknya tengah mempelajari laporan pertandingan untuk menentukan sanksi yang tepat bagi perayaan kemenangan yang memicu ketegangan geopolitik ini.

Tindakan ini menempatkan skuad Albiceleste dalam bayang-bayang hukuman berat karena melanggar aturan FIFA terkait larangan pesan politik dalam sepak bola. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) sendiri memiliki rekam jejak buruk dan pernah didenda sebesar 20.000 poundsterling pada tahun 2014 akibat pelanggaran serupa. Meskipun FIFA biasanya baru menjatuhkan sanksi beberapa pekan pascaturnamen, status laga yang merupakan semifinal Piala Dunia dinilai dapat mempercepat proses pengambilan keputusan disipliner kali ini.

Buntut dari insiden ini, desakan publik mulai menguat, termasuk dari Pemimpin Partai Liberal Demokrat Inggris, Ed Davey, yang menuntut agar para pemain Argentina yang terlibat dilarang tampil di partai final melawan Spanyol. Tuntutan ini merujuk pada ketegasan UEFA yang sebelumnya pernah menghukum pemain Spanyol, Rodri dan Alvaro Morata, akibat yel-yel politik terkait Gibraltar di Euro 2024. Sejarah mencatat FIFA juga pernah menjatuhkan skorsing dua pertandingan kepada pemain Korea Selatan, Park Jong-woo, atas aksi serupa pada Olimpiade London 2012 silam. Dikutip dari Antaranews.com