Operasi SIGAP Digelar di Wonosari, Tim Gabungan Dorong Warga Tertib Pajak

Operasi SIGAP Digelar di Wonosari, Tim Gabungan Dorong Warga Tertib Pajak

GUNUNGKIDUL – Pengendara yang melintas di depan Pasar Argosari, Wonosari, Rabu (9/9/2026), mendapat edukasi langsung mengenai pentingnya tertib Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Edukasi tersebut disampaikan dalam Operasi Gabungan SIGAP atau Sinergi Intensifikasi dan Gerakan Administrasi Pajak yang melibatkan Jasa Raharja, Satlantas Polres Gunungkidul, Dinas Perhubungan, KPPD, serta BKAD Kabupaten Gunungkidul.

Operasi tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan disiplin administrasi kendaraan bermotor. Petugas juga menyosialisasikan Program Bebas Denda dan mengenalkan kanal pembayaran pajak secara digital kepada masyarakat.

Penanggung Jawab Samsat Gunungkidul, Budhi Sulistyo, mengatakan pendekatan langsung kepada pengendara diperlukan agar masyarakat memahami bahwa membayar PKB dan SWDKLLJ bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi.

“Melalui SIGAP, kami ingin membangun kesadaran, bukan hanya mengingatkan tunggakan. Kepatuhan membayar PKB dan SWDKLLJ ikut mendukung pembangunan daerah serta keberlangsungan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas,” ujar Budhi.

Lokasi di depan Pasar Argosari dipilih karena menjadi salah satu titik dengan aktivitas dan arus kendaraan yang cukup tinggi. Petugas dapat menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan sekaligus menyampaikan informasi secara langsung dan mudah dipahami.

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan sesuai kewenangan masing-masing instansi. Pengendara juga diberikan penjelasan mengenai kemudahan pembayaran melalui kanal digital sehingga kewajiban pajak dapat diselesaikan secara lebih praktis.

“Kami ingin mengubah anggapan bahwa membayar pajak selalu membutuhkan waktu lama. Berbagai kanal digital telah tersedia dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Masyarakat tidak harus menunggu sampai terkena pemeriksaan untuk mulai tertib,” lanjut Budhi.

Kanit Turjawali Polres Gunungkidul, Ipda Heri Utomo, menegaskan bahwa ketertiban administrasi perlu berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

“Kelengkapan surat kendaraan dan kepatuhan berlalu lintas merupakan bagian dari tanggung jawab setiap pengendara. Pemeriksaan ini juga menjadi pengingat agar masyarakat selalu memastikan kendaraan, dokumen, dan perlengkapan berkendaranya dalam kondisi lengkap,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, petugas turut menggencarkan informasi mengenai Program Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor. Masyarakat yang masih memiliki tunggakan didorong segera memanfaatkan program dan tidak menunda pembayaran hingga mendekati batas akhir.

Kegiatan diikuti Budhi Sulistyo selaku Penanggung Jawab Samsat Gunungkidul; M. Chariel Nur Eza dari LBJR Samsat Gunungkidul; Ipda Heri Utomo selaku Kanit Turjawali Polres Gunungkidul; Wahyudi selaku Kepala Seksi Pengendalian Operasional Dinas Perhubungan Gunungkidul; Wandianto selaku Kepala Seksi Penetapan dan Pendaftaran KPPD Gunungkidul; serta Purwanto selaku Kepala Subbidang Pelayanan dan Keberatan BKAD Kabupaten Gunungkidul.

Melalui Operasi Gabungan SIGAP, sinergi antarinstansi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB dan SWDKLLJ, sekaligus mendorong peningkatan collection rate PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta.
Lebih dari sekadar kegiatan penertiban, SIGAP menjadi upaya bersama untuk membangun kebiasaan masyarakat yang tertib administrasi, patuh pajak, dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas.