Kulon Progo — PT Jasa Raharja bersama jajaran Samsat Kulon Progo terus mendorong optimalisasi pendataan kendaraan bermotor dan peningkatan kepatuhan masyarakat dalam pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penerapan aplikasi SIPOJAK yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor DPPKA Samsat Kulon Progo, Selasa 01 September 2026.
Kegiatan Bimtek ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan validitas data kendaraan bermotor, khususnya dalam melakukan pendataan terhadap kendaraan yang memiliki tunggakan PKB dan SWDKLLJ di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Melalui penerapan aplikasi SIPOJAK, proses pendataan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan akurat, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih valid mengenai potensi kendaraan bermotor yang sebenarnya masih ada dan dimiliki oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Kulon Progo.
Selain mendukung validasi data, penerapan SIPOJAK diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen dalam mengoptimalkan potensi penerimaan PKB dan SWDKLLJ. Data yang semakin valid akan memudahkan stakeholder terkait dalam menentukan langkah tindak lanjut terhadap kendaraan yang masih memiliki tunggakan, sekaligus menjadi dasar dalam menyusun strategi penagihan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Jasa Raharja dengan berbagai stakeholder di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Bimtek diikuti oleh PJJR Samsat Kulon Progo Hendratno Bagus S., Kepala KPPD Samsat Kulon Progo Yulianto, S.I.P., M.P.A. beserta jajaran, perwakilan BKAD Kabupaten Kulon Progo Susanto beserta jajaran, Pinca BPD di Kulon Progo Nur Afam, Kasie Pembukuan dan Penagihan KPPD DIY di Kabupaten Sleman Ekho Adhi Wahyu H. beserta jajaran, serta Tri Heru Utomo dari TELKOM.
Melalui penerapan aplikasi SIPOJAK, Jasa Raharja bersama jajaran Samsat dan stakeholder terkait berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas pendataan kendaraan bermotor sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar semakin tertib dalam memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Dengan dukungan data yang valid dan sinergi lintas instansi, diharapkan upaya optimalisasi penerimaan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Hendratno Bagus S., PJJR Samsat Kulon Progo, menyampaikan bahwa pelaksanaan bimbingan teknis penerapan aplikasi SIPOJAK merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan validitas pendataan kendaraan bermotor, khususnya kendaraan yang masih memiliki tunggakan PKB dan SWDKLLJ. “Dengan adanya SIPOJAK, kami berharap proses pendataan dapat dilakukan secara lebih sistematis, terintegrasi, dan akurat. Data yang valid akan menjadi dasar yang sangat penting bagi kami untuk mengetahui potensi kendaraan bermotor yang sebenarnya masih ada dan dimiliki oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Kulon Progo,” ujarnya.
Menurut Hendratno, optimalisasi data tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menentukan strategi tindak lanjut terhadap kendaraan yang memiliki tunggakan. “Kami ingin memastikan bahwa data yang kami miliki benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan. Dengan data yang semakin valid, potensi tunggakan PKB dan SWDKLLJ dapat dipetakan dengan lebih baik, sehingga langkah penagihan maupun pendekatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan efektif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hendratno menegaskan bahwa penerapan SIPOJAK diharapkan dapat berjalan beriringan dengan upaya membangun kesadaran masyarakat untuk tertib dalam memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ. “Pada akhirnya, tujuan yang ingin kami capai bukan hanya peningkatan pendataan dan penerimaan, tetapi juga tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk tertib membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ. Dengan sinergi antara Jasa Raharja, Samsat, dan seluruh stakeholder terkait, kami optimistis penerapan SIPOJAK dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta optimalisasi pendataan kendaraan bermotor di Kulon Progo,” pungkasnya.
