Yogyakarta – PT Jasa Raharja menggelar kegiatan Bimbingan Teknis dan Pembinaan Pelayanan Santunan Tahun 2026 di Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Program Kerja Divisi Pelayanan Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan santunan, menyamakan persepsi terhadap implementasi kebijakan pelayanan, serta memperkuat koordinasi antara Kantor Pusat dan jajaran operasional di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta, Regy S. Wijaya, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Direksi dan Divisi Pelayanan PT Jasa Raharja. Dalam sambutannya, Regy berharap bimbingan teknis ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan santunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan secara berkesinambungan seiring dengan perkembangan kebutuhan masyarakat dan transformasi pelayanan publik.
Arahan strategis kemudian disampaikan oleh Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Ariyandi, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan santunan melalui percepatan proses penjaminan dan penyerahan santunan kepada korban kecelakaan. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya memperkuat koordinasi dengan rumah sakit, kepolisian, serta seluruh mitra kerja guna memastikan setiap proses pelayanan berjalan secara efektif, akuntabel, dan memberikan kepastian bagi masyarakat. Standar pelayanan yang cepat, tepat, mudah, dan akuntabel menjadi fokus utama dalam mewujudkan pelayanan prima di seluruh wilayah kerja PT Jasa Raharja.
Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Divisi Pelayanan PT Jasa Raharja Hervanka Tri Dianto, Kepala Urusan Pelayanan Santunan Bagus Tri Maistiyanto, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta Regy S. Wijaya, serta seluruh Pejabat Utama Kanwil D.I. Yogyakarta. Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan Analisis Evaluasi (ANEV) pelayanan santunan yang membahas berbagai isu strategis di wilayah D.I. Yogyakarta, mulai dari penyelesaian kendala operasional di lapangan, penguatan koordinasi dengan mitra kerja, hingga penyampaian masukan dari Kantor Pelayanan Jasa Raharja dan Penanggung Jawab Samsat sebagai bahan penyempurnaan kualitas pelayanan.
Melalui Bimbingan Teknis dan Pembinaan Pelayanan Santunan Tahun 2026, PT Jasa Raharja memperoleh berbagai arahan strategis dan rekomendasi perbaikan yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pelayanan santunan ke depan. Hasil kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi seluruh insan Jasa Raharja, memperkuat sinergi antarunit kerja, serta menghadirkan pelayanan santunan yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sebagai wujud nyata komitmen PT Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Direktur Operasional PT Jasa Raharja, Ariyandi, menegaskan bahwa Bimbingan Teknis dan Pembinaan Pelayanan Santunan Tahun 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pelayanan santunan harus mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat dengan mengedepankan prinsip cepat, tepat, mudah, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, penyamaan persepsi terhadap implementasi kebijakan pelayanan menjadi hal yang sangat penting agar seluruh jajaran Jasa Raharja memberikan standar pelayanan yang sama di setiap wilayah.
Ariyandi menjelaskan bahwa keberhasilan pelayanan santunan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penyelesaian proses penjaminan dan penyerahan santunan, tetapi juga oleh kuatnya koordinasi dengan seluruh mitra kerja, seperti rumah sakit, kepolisian, dan instansi terkait lainnya. Melalui forum bimbingan teknis ini, berbagai tantangan operasional di lapangan dapat dievaluasi bersama sehingga menghasilkan solusi dan langkah strategis yang mampu meningkatkan efektivitas pelayanan serta memberikan kepastian kepada masyarakat yang membutuhkan perlindungan Jasa Raharja.
PT Jasa Raharja berharap seluruh hasil pembahasan dan rekomendasi yang diperoleh dalam kegiatan ini dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh insan Jasa Raharja. Dengan penguatan kompetensi sumber daya manusia, sinergi yang semakin solid, serta budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima, PT Jasa Raharja optimistis akan mampu menghadirkan pelayanan santunan yang semakin profesional, responsif, dan adaptif sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Jasa Raharja sebagai penyelenggara perlindungan dasar korban kecelakaan lalu lintas akan terus meningkat.
