JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau dengan menguat 79,59 poin atau 1,30 persen ke posisi 6.209,78 pada perdagangan sesi II Jumat (29/05) pukul 14.15 WIB. Pengamat pasar modal, Reydi Octa, menjelaskan bahwa laju penguatan IHSG hari ini utamanya ditopang oleh performa solid dari saham-saham konglomerasi serta sektor komoditas yang memiliki bobot besar terhadap indeks. Kenaikan ini juga didorong oleh kombinasi faktor teknikal dan membaiknya sentimen global, di samping momentum investor domestik yang mulai memburu saham big caps karena valuasinya yang sudah sangat menarik.
Kendati IHSG melesat dengan total nilai transaksi mencapai Rp17,68 triliun dari perdagangan 23,73 miliar lembar saham, investor asing terpantau masih cenderung berhati-hati. Reydi menyebut arus dana asing belum sepenuhnya agresif karena pelaku pasar internasional masih mencermati stabilitas nilai tukar rupiah, arah suku bunga, serta dinamika kebijakan pasar modal dalam negeri. Secara sektoral, penguatan indeks hari ini dipimpin oleh sektor barang baku yang melonjak hingga 3,79 persen, disusul sektor energi dan infrastruktur. Sementara itu, saham-saham seperti BREN, CUAN, BHAT, BUVA, dan BRPT tampil sebagai jawara top gainers.
Melirik prospek ke depan, IHSG diproyeksikan berpeluang melanjutkan tren rebound (berbalik menguat) dalam jangka pendek, dengan catatan sentimen global tetap kondusif dan tekanan jual asing mulai mereda. Namun, Reydi mengingatkan bahwa ruang penguatan IHSG kemungkinan masih akan terbatas. Investor disarankan untuk tetap waspada mengingat pasar modal domestik masih dibayangi oleh tantangan pelemahan nilai tukar rupiah serta ketidakpastian isu eksternal. Dikutip dari Antaranews.com
