Demak – Langkah taktis untuk memperluas jaringan pembayaran pajak kendaraan bermotor terus digencarkan oleh Tim Pembina Samsat Kabupaten Demak. Menggandeng Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Demak, Tim Pembina Samsat menggelar forum sosialisasi strategis untuk memperkenalkan program Samsat Budiman (Samsat Badan Usaha Digital Mandiri) di Aula Dindagkop Demak, Kamis (25/6). Kegiatan ini menyasar 30 Koperasi Desa Mitra Pemerintah (KDMP) sebagai upaya menjajaki peluang kolaborasi jangka panjang guna mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Dalam paparan utamanya, Kepala Seksi PKB Samsat Demak, Danang Ari Prabowo, menyampaikan bahwa jaringan koperasi di wilayah Demak yang tersebar menyeluruh di setiap desa merupakan potensi yang sangat besar. Pihaknya berharap para pengurus koperasi dapat menangkap peluang emas dari program Samsat Budiman ini, sehingga ke depan koperasi mampu bertransformasi menjadi perpanjangan tangan Samsat dalam mendekatkan pelayanan langsung ke lingkungan tempat tinggal warga. Pada tahap awal pengenalan ini, forum difokuskan pada pemaparan sistem mendasar mengenai cara kerja dan keunggulan digitalisasi layanan, sekaligus menjajaki kesiapan infrastruktur serta SDM koperasi sebelum melakukan integrasi sistem Samsat Online.
Senada dengan hal tersebut, Petugas Jasa Raharja Demak, Tiara Hapsari, membeberkan keuntungan timbal balik yang akan diperoleh jika pihak koperasi tertarik untuk bergabung dalam kemitraan ini. Tiara juga mengedukasi para pengurus mengenai pentingnya aspek perlindungan dasar. Ia menyampaikan bahwa dana SWDKLLJ yang dibayarkan masyarakat bersamaan dengan pajak kendaraan tersebut merupakan instrumen gotong royong yang dihimpun dan digunakan sepenuhnya untuk memberikan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan.
Forum sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi dua arah dan tanya jawab interaktif guna menampung berbagai masukan serta mengantisipasi kendala teknis dari pihak pengurus koperasi sebelum melangkah ke tahap komitmen kerja sama formal. Meskipun pertemuan perdana ini belum menghasilkan kesepakatan resmi yang mengikat, sinergi ini menjadi titik awal yang optimis bagi Pemerintah Kabupaten Demak dan Tim Pembina Samsat dalam merancang ekosistem pelayanan publik yang lebih modern, inklusif, dan berbasis kemitraan di tingkat akar rumput.
