BANDUNG – Tim nasional (Timnas) putri Indonesia membidik kemenangan mutlak saat berhadapan dengan Singapura pada laga pembuka turnamen Garuda Championship Series di Stadion Arcamanik, Bandung, pada Rabu malam (3/6/2026). Pelatih Timnas putri Indonesia, Satoru Mochizuki, menegaskan bahwa skuad Garuda Pertiwi telah menjalani pemusatan latihan intensif sejak awal Mei lalu demi mematangkan taktik dan fisik para pemain. Laga internasional ini diproyeksikan tidak hanya sekadar mengejar poin penuh, tetapi juga sebagai panggung penting bagi para pemain muda untuk memetik pengalaman internasional serta mendongkrak kualitas permainan tim secara berkelanjutan.
Pertandingan bertajuk derby ASEAN ini dipastikan bakal bergulir tanpa kehadiran penonton di tribun stadion. Kendati atmosfer lapangan akan terasa berbeda, Coach Mochi menilai absennya suporter justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi anak-asuhnya untuk tampil lebih rileks dan lepas tanpa tekanan mental yang berlebih. Fokus utama Safira Ika dan kawan-kawan saat ini adalah menjalankan instruksi strategi dengan disiplin tinggi sejak menit awal demi mengamankan kemenangan perdana di hadapan publik sepak bola tanah air yang menyaksikan lewat layar kaca.
Di sisi lain, Satoru Mochizuki juga menaruh kewaspadaan tinggi terhadap kekuatan baru skuad sepak bola putri Singapura. Pasalnya, tim nasional berjuluk The Lionesses tersebut kini ditangani oleh juru taktik berkualitas yang merupakan rekan dekatnya saat melatih klub terdahulu. Pertemuan taktis antarpelatih ini diyakini akan membuat jalannya laga berlangsung ketat dan penuh kejutan. Melalui duel sengit melawan Singapura, Timnas putri Indonesia diharapkan mampu menunjukkan progres transisi permainan yang signifikan dalam fase perkembangan sepak bola putri nasional. Dikutip dari Antaranews.com
