Jember – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengoptimalkan penerimaan sektor pajak, Samsat Situbondo meluncurkan inovasi layanan terpadu yang diberi nama “Samsat Portal”. Program ini merupakan aksi nyata jemput bola ke wilayah-wilayah pedesaan, salah satunya menyasar masyarakat di Desa Widoropayung, Kabupaten Situbondo.
Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas masih tingginya angka tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayah Kabupaten Situbondo. Jarak tempuh dan keterbatasan waktu sering kali menjadi kendala utama bagi masyarakat pedesaan untuk datang ke kantor Samsat induk. Oleh karena itu, perluasan jangkauan operasional melalui Samsat Portal diharapkan mampu memangkas hambatan geografis tersebut dan memberikan kemudahan akses bagi wajib pajak.
Perwakilan UPT PPD Bapenda Provinsi Jawa Timur di Situbondo, Deddy, menegaskan bahwa esensi dari inovasi ini adalah menghadirkan negara dan pelayanan yang proaktif di tengah-tengah masyarakat. “Samsat Portal memperjelas komitmen kami bahwa kemudahan dalam membayar pajak kini dapat dihadirkan langsung di dekat rumah warga melalui sistem jemput bola. Kami juga memastikan bahwa seluruh proses administrasi di lapangan dipermudah, cepat, dan transparan, sehingga masyarakat tidak merasa dipersulit dalam menunaikan kewajiban mereka,” ujar Deddy.
Tidak hanya menyediakan loket pembayaran, kehadiran Samsat Portal di Desa Widoropayung juga dimanfaatkan sebagai media edukasi dan sosialisasi secara langsung. Petugas Jasa Raharja Samsat Situbondo, Arnetta, memberikan perhatian khusus dalam memberikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya kontribusi pajak bagi perlindungan diri mereka. “Kami ingin masyarakat tidak hanya sekadar membayar, tetapi juga paham dan sadar akan manfaat besar di balik Pajak Kendaraan Bermotor tersebut. Di dalam komponen PKB, terdapat pula Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Dana inilah yang digunakan oleh Jasa Raharja untuk memberikan jaminan perlindungan bagi korban kecelakaan. Dengan membayar pajak, masyarakat secara langsung telah melindungi diri sendiri dan sesama pengguna jalan,” jelas Arnetta.
Semoga kegiatan Samsat Portal ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat Situbondo akan pentingnya taat pajak kendaraan. Melalui kemudahan akses yang ditawarkan, diharapkan program ini mampu menekan angka tunggakan PKB secara signifikan, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menyokong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Situbondo, serta menciptakan budaya tertib administrasi kendaraan bermotor yang berkelanjutan hingga ke tingkat pelosok desa.
