Batang – Guna memperkuat sinergi antar-BUMN sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan daerah melalui peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Pekalongan, Jullyanto Eka Prasetia N, SE, MM, CRMO, melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Kantor PT Pegadaian Cabang Batang pada Selasa (8/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dalam mendorong kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), sekaligus memperkuat dukungan terhadap upaya peningkatan pendapatan daerah.
Kedatangan Kepala PT Jasa Raharja Cabang Pekalongan beserta jajaran disambut oleh Kepala PT Pegadaian Cabang Batang, Dwi Pamangsah Utomo, S.Mn. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis yang dapat dilakukan melalui sinergi antarlembaga, khususnya dalam membangun pemahaman masyarakat bahwa pemenuhan kewajiban kendaraan bermotor memiliki keterkaitan dengan aspek kepatuhan hukum, perlindungan dasar bagi masyarakat, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dwi Pamangsah Utomo menyampaikan komitmen PT Pegadaian Cabang Batang untuk turut mendukung peningkatan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Komitmen tersebut tidak hanya diterapkan di lingkungan internal perusahaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong kepatuhan masyarakat yang mendapatkan layanan dari PT Pegadaian. Menurutnya, kepatuhan terhadap kewajiban kendaraan bermotor perlu dibangun secara konsisten melalui keteladanan internal sekaligus edukasi kepada masyarakat.
“Kami memastikan seluruh kendaraan operasional maupun kendaraan milik pegawai telah memenuhi kewajiban pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesadaran masyarakat, PT Pegadaian Cabang Batang juga mensyaratkan pelunasan pajak kendaraan dan SWDKLLJ bagi kendaraan yang digunakan sebagai objek gadai oleh nasabah,” ujar Dwi Pamangsah Utomo.
Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala PT Jasa Raharja Cabang Pekalongan, Jullyanto Eka Prasetia. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk BUMN, memiliki peran penting dalam memperluas edukasi dan membangun budaya kepatuhan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menjadi penguatan dalam menyampaikan informasi mengenai pentingnya memenuhi kewajiban PKB dan SWDKLLJ secara tepat waktu.
Sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang angkutan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, Jasa Raharja memiliki peran dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara itu, SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) merupakan salah satu sumber dana yang mendukung pemberian santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas jalan yang memenuhi ketentuan. Oleh karena itu, pembayaran SWDKLLJ tidak hanya merupakan bagian dari pemenuhan kewajiban administrasi kendaraan, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung terselenggaranya perlindungan dasar bagi masyarakat.
Lebih lanjut, sinergi antara Jasa Raharja dan PT Pegadaian Cabang Batang diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk koordinasi dan edukasi kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi langkah bersama untuk meningkatkan pemahaman bahwa kepatuhan membayar PKB dan SWDKLLJ memiliki manfaat yang lebih luas, baik dalam mendukung penerimaan daerah maupun memperkuat ekosistem perlindungan bagi pengguna jalan.
Melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini, Jasa Raharja dan PT Pegadaian Cabang Batang menegaskan komitmen untuk terus membangun kolaborasi positif antarlembaga. Dengan sinergi yang semakin kuat, diharapkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban kendaraan bermotor dapat meningkat sehingga tercipta masyarakat yang semakin tertib administrasi, patuh terhadap ketentuan, serta turut berkontribusi terhadap keselamatan dan pembangunan daerah.
