Jasa Raharja Purwokerto Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Operasi Gabungan, Dorong Tertib Berkendara dan Patuh Pajak

Jasa Raharja Purwokerto Bersama Tim Pembina Samsat Gelar Operasi Gabungan, Dorong Tertib Berkendara dan Patuh Pajak

Purwokerto – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas sekaligus mendorong kepatuhan dalam memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Jasa Raharja Purwokerto bersama UPPD Samsat Purwokerto dan Satlantas Polresta Banyumas melaksanakan Operasi Gabungan di Simpang Tugu Pembangunan Purwokerto. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 September 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan, mendorong tertib berlalu lintas, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan dan perlindungan bagi pengguna jalan.

Operasi Gabungan tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi Tim Pembina Samsat bersama stakeholder terkait dalam menghadirkan pendekatan pelayanan dan edukasi secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan turut melibatkan Bapenda Kabupaten Banyumas, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Satpol PP Kabupaten Banyumas, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk mendukung terciptanya tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor yang melintas, termasuk kelayakan kendaraan serta kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi kendaraan yang digunakan sekaligus memastikan kelengkapan dokumen dan kewajiban administrasi kendaraan tetap terpenuhi.

Melalui pemeriksaan secara langsung, masyarakat juga diberikan pemahaman bahwa tertib administrasi kendaraan memiliki keterkaitan erat dengan keselamatan berkendara. Kendaraan yang digunakan secara tertib dan memenuhi persyaratan administrasi diharapkan dapat mendukung terciptanya mobilitas masyarakat yang lebih aman, sekaligus mengurangi potensi risiko yang dapat terjadi akibat kelalaian terhadap aspek kendaraan maupun administrasi.

Selain pemeriksaan, kegiatan Operasi Gabungan mengedepankan pendekatan edukatif dan persuasif kepada pengguna kendaraan. Pengendara yang diketahui memiliki kewajiban PKB yang telah jatuh tempo diberikan informasi mengenai pentingnya segera memenuhi kewajiban tersebut. Edukasi dilakukan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat agar pembayaran PKB tidak hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan pelayanan, dalam kegiatan tersebut turut disediakan layanan Samsat Keliling. Kehadiran layanan ini memungkinkan masyarakat yang memiliki kewajiban PKB untuk memperoleh akses pembayaran secara langsung di lokasi kegiatan. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan Samsat terus diarahkan agar semakin dekat dan mudah dijangkau.

Kemudahan akses pelayanan menjadi salah satu unsur penting dalam mendorong kepatuhan wajib pajak. Dengan mengintegrasikan kegiatan pemeriksaan, edukasi, dan pelayanan pembayaran dalam satu lokasi, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi mengenai kewajibannya, tetapi juga memperoleh solusi yang dapat langsung dimanfaatkan untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan.

Dari sisi Jasa Raharja, keterlibatan dalam Operasi Gabungan juga merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat upaya keselamatan transportasi dan perlindungan masyarakat. Jasa Raharja turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan SWDKLLJ sebagai bagian dari perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa tertib administrasi kendaraan juga memiliki keterkaitan dengan aspek perlindungan dalam aktivitas berlalu lintas.

Selain itu, kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB turut mendukung optimalisasi penerimaan daerah. Peningkatan kepatuhan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selanjutnya dapat mendukung pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan publik. Dengan demikian, tertib pajak menjadi bagian dari kontribusi masyarakat dalam mendukung keberlangsungan pembangunan di daerah.

Sinergi lintas sektor yang terbangun melalui Operasi Gabungan menjadi salah satu kekuatan dalam menciptakan pendekatan yang lebih menyeluruh. Peran masing-masing stakeholder saling melengkapi, mulai dari aspek penegakan dan ketertiban lalu lintas, pelayanan perpajakan kendaraan, keselamatan transportasi, hingga penyampaian informasi publik kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Jasa Raharja Purwokerto bersama Tim Pembina Samsat dan stakeholder terkait terus mendorong terbentuknya budaya tertib berkendara dan tertib administrasi kendaraan di wilayah Banyumas. Pendekatan yang menggabungkan pemeriksaan, edukasi, apresiasi, serta kemudahan pelayanan diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat secara berkelanjutan.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperkuat melalui koordinasi dan kolaborasi lintas instansi. Jasa Raharja Purwokerto berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dalam mendukung terciptanya transportasi yang aman, pelayanan publik yang semakin mudah diakses, serta kepatuhan terhadap kewajiban kendaraan bermotor. Dengan sinergi yang konsisten, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, kepatuhan PKB, dan pentingnya perlindungan pengguna jalan dapat terus meningkat.