Probolinggo – PT Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat Pasuruan Kota yang terdiri dari UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Pasuruan dan Satlantas Polres Pasuruan Kota kembali melaksanakan program Samsat Sambang di Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Tim Pembina Samsat dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) pada tanggal 16 Juli 2026.
Melalui kegiatan Samsat Sambang, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya membayar PKB dan SWDKLLJ tepat waktu, serta mendapatkan informasi mengenai berbagai kanal pembayaran yang telah tersedia. Tim juga memberikan konsultasi terkait administrasi kendaraan bermotor dan menjawab berbagai pertanyaan masyarakat mengenai kewajiban perpajakan kendaraan.
Program ini menjadi salah satu upaya jemput bola Tim Pembina Samsat untuk memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat. Dengan hadir langsung di lingkungan kelurahan, diharapkan masyarakat semakin mudah memperoleh informasi dan termotivasi untuk memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak kendaraan bermotor.
Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Pasuruan Kota, Yan Dwi Permana menyampaikan bahwa pembayaran SWDKLLJ merupakan bentuk perlindungan dasar bagi masyarakat apabila terjadi kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, kepatuhan dalam membayar PKB dan SWDKLLJ tidak hanya mendukung peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat..
Kepala Jasa Raharja Cabang Probolinggo, Syarif Muhammad Syafiq berharap kegiatan Samsat Sambang dapat terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah melalui Kelurahan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan tingkat kepatuhan wajib pajak terus meningkat sehingga dapat mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan pelayanan publik yang semakin optimal.
