Kadin Ungkap Peluang Emas Indonesia di Rantai Pasok Global Terbaru

Kadin Ungkap Peluang Emas Indonesia di Rantai Pasok Global Terbaru

JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan bahwa Indonesia memiliki peluang strategis untuk masuk dalam pembentukan rantai pasok baru global. Dalam acara Kadin Monthly Economic Diplomatic Breakfast di Jakarta, Jumat, Anindya menyebut stabilitas politik dan ekonomi nasional yang konsisten menjadi daya tarik utama bagi mitra internasional. Momentum ini dinilai sangat krusial bagi Indonesia untuk memperkuat posisi tawarnya di tengah dinamika geopolitik dunia yang sedang bertransformasi.

Daya tahan ekonomi nasional tercermin dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada kuartal I 2026. Capaian ini didorong oleh kinerja investasi yang sehat dengan realisasi mencapai Rp500 triliun, di mana kontribusi investasi menyumbang sekitar 1,8 persen dari total pertumbuhan tersebut. Anindya mengapresiasi persebaran investasi yang tidak hanya terpusat pada proyek skala besar, tetapi juga menyentuh berbagai daerah, sehingga mampu menjaga stabilitas konsumsi domestik dan menciptakan lapangan kerja baru.

Lebih lanjut, Kadin mendorong penguatan diplomasi ekonomi melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan mitra luar negeri untuk memaksimalkan program hilirisasi. Komoditas strategis seperti minyak sawit, batu bara, hingga nikel kini diarahkan untuk masuk ke proses nilai tambah di dalam negeri daripada sekadar ekspor bahan mentah. Strategi ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, tetapi juga memastikan pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang berkualitas di tengah ketidakpastian pasar internasional. Dikutip dari Antaranews.com