Pematangsiantar – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan budaya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar, PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Pematangsiantar melaksanakan kegiatan Pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD) bagi siswa/i SMK Swasta MARS Pematangsiantar, Senin (20/07).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Program Strategis Keselamatan Transportasi Tahun 2026 yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi dari tenaga medis mengenai prinsip dasar pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat, mulai dari pemeriksaan awal korban, penanganan luka dan perdarahan, hingga langkah-langkah yang tepat dalam memberikan bantuan secara aman. Selain penyampaian materi, peserta juga mengikuti sesi praktik dan simulasi sehingga dapat memahami penerapan pertolongan pertama secara langsung.
Petugas PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Pematangsiantar, Fadilah Azliyah, menyampaikan bahwa kegiatan PPGD merupakan salah satu upaya preventif PT. Jasa Raharja (Persero) dalam mendukung terciptanya masyarakat yang peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat apabila sewaktu-waktu menghadapi situasi darurat di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengapresiasi kepedulian PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Pematang Siantar dalam memberikan edukasi keselamatan kepada para pelajar. Para peserta juga terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, baik pada sesi penyampaian materi maupun praktik.
Melalui kegiatan ini, PT. Jasa Raharja (Persero) berharap dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas serta peran aktif setiap individu dalam memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman guna meminimalisir risiko fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas.
