Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor melalui pelaksanaan Operasi Gabungan bersama Tim Pembina Samsat Mataram, pada hari Rabu (22/07/2026). Kegiatan yang melibatkan unsur Bapenda Provinsi NTB, Direktorat Lalu Lintas Polda NTB, dan Jasa Raharja tersebut dilaksanakan di sejumlah ruas jalan strategis di Kota Mataram sebagai upaya menciptakan budaya tertib administrasi di tengah masyarakat.
Operasi gabungan tidak hanya difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan dokumen kendaraan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi para pemilik kendaraan mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Petugas memberikan penjelasan secara langsung kepada pengendara terkait manfaat kepatuhan administrasi bagi keselamatan dan perlindungan pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang melintas diberikan informasi mengenai program pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor yang masih berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kesempatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyelesaikan tunggakan pajak kendaraan tanpa terbebani sanksi administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Jasa Raharja juga memanfaatkan momentum operasi gabungan untuk mengedukasi masyarakat mengenai fungsi SWDKLLJ sebagai bentuk perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Melalui pembayaran SWDKLLJ yang dilakukan bersamaan dengan registrasi kendaraan, masyarakat turut berkontribusi dalam penyelenggaraan program perlindungan yang memberikan manfaat bagi korban kecelakaan dan ahli warisnya.
Secara terpisah, Kepala Jasa Raharja Wilayah NTB menyampaikan bahwa kolaborasi antaranggota Tim Pembina Samsat merupakan langkah nyata dalam menghadirkan pelayanan yang semakin efektif kepada masyarakat. Sinergi yang terjalin tidak hanya bertujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa administrasi kendaraan yang tertib merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pengguna jalan.
Melalui operasi gabungan yang dilaksanakan secara berkala, Tim Pembina Samsat Mataram berharap kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban administrasi kendaraan terus meningkat. Pendekatan yang mengedepankan edukasi dan pelayanan diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih proaktif dalam membayar PKB dan SWDKLLJ tepat waktu.
Ke depan, Jasa Raharja NTB akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan berbagai inovasi pelayanan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan terwujud ekosistem pelayanan publik yang semakin prima, kepatuhan administrasi kendaraan yang meningkat, serta perlindungan yang optimal bagi seluruh pengguna jalan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
